Tuesday, November 9, 2010

Seputar Katarak

Posted by Riyan Ardiana at 9:24 PM

A.  PENGERTIAN KATARAK
Katarak adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan lensa), denaturasi protein lensa atau dapat juga akibat dari kedua-duanya. Katarak menyebabkan penderita tidak bisa melihat dengan jelas karena dengan lensa yang keruh cahaya sulit mencapai retina dan akan menghasilkan bayangan yang kabur pada retina. Data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak. Sekitar 50% orang berusia 75 – 85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. Walaupun sebenarnya dapat diobati, katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia.
Sayangnya, seorang penderita katarak mungkin tidak menyadari telah mengalami gangguan katarak. Katarak terjadi secara perlahan-perlahan sehingga penglihatan penderita terganggu secara berangsur. Karena umumnya katarak tumbuh sangat lambat dan tidak mempengaruhi daya penglihatan sejak awal. Daya penglihatan baru terpengaruh setelah katarak berkembang sekitar 3 – 5 tahun. Karena itu, pasien katarak biasanya menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.

Pada awal serangan, penderita katarak merasa gatal-gatal pada mata, air matanya mudah keluar, pada malam hari penglihatan terganggu, dan tidak bisa menahan silau sinar matahari atau sinar lampu. Selanjutnya penderita akan melihat selaput seperti awan di depan penglihatannya. Awan yang menutupi lensa mata tersebut akhirnya semakin merapat dan menutup seluruh bagian mata. Bila sudah sampai tahap ini, penderita akan kehilangan peng­lihatannya.

          Katarak sendiri terbagi menjadi 4 macam, yaitu:
·         Katarak Kongenital, yaitu katarak yang menimpa bayi dan anak-anak, katarak ini terjadi karena adanya infeksi atau kelainan metabolisme selama masa pembentukan janin.
·         Katarak Senilis, yaitu katarak yang disebabkan oleh penuaan atau proses degeneratif dan umumnya menimpa orang yang berusia diatas 70 tahun.
·         Katarak Traumatik, yaitu katarak yang disebabkan oleh trauma atau kecelakan pada mata, seperti terkena pukulan pada mata.
·         Katarak Komplikata, yaitu katarak yang disebabkan infeksi komplikasi penyakit tertentu seperti diabetes mellitus atau hipertensi.

B.  PENYEBAB PENYAKIT KATARAK
Sebagian besar katarak terjadi karena proses degeneratif atau bertambahnya usia seseorang. Usia rata-rata terjadinya katarak adalah pada umur 60 tahun keatas. Akan tetapi, katarak dapat pula terjadi pada bayi karena sang ibu terinfeksi virus pada saat hamil muda. Penyebab katarak antara lain meliputi :
1. Faktor keturunan.
2.   Cacat bawaan sejak lahir.
3.   Masalah kesehatan, misalnya diabetes.
4.   Penggunaan obat tertentu, khususnya steroid.
5.   gangguan metabolisme seperti DM (Diabetus Melitus).
6.   gangguan pertumbuhan.
7.   Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam waktu yang cukup lama.
8.   Rokok dan Alkohol.
9.   Operasi mata sebelumnya.
10.Trauma (kecelakaan) pada mata.
11.Faktor-faktor lainya yang belum diketahui.

C.  GEJALA UMUM PENYAKIT KATARAK
Beberapa gejala umum Katarak antara lain:
1.   Pandangan kabur yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau ukuran kacamata yang sering berubah.
2.   Warna-warna tampak kusam.
3.   Susah melihat di tempat yang terang akibat silau.
4.   Kesulitan saat membaca atau mengemudi di malam hari.
5.   Penglihatan tidak jelas, seperti terdapat kabut menghalangi objek.
6.   Peka terhadap sinar atau cahaya.
7.   Dapat melihat dobel pada satu mata.
8.   Memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca.
9.   Lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu.
10.Tajam penglihatan menurun, berkabut, berasap, silau sewaktu melihat cahaya (sinar matahari).
11.Penglihatan penderita katarak lebih kabur pada siang hari ketimbang malam hari, dan terkadang penderita katarak dini melihat ganda sebuah benda.

D.  CARA MENANGGULANGI PENYAKIT KATARAK
Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya. Keadaan ini memperburuk penglihatan seseorang dan akan menjadi buta jika lewat, atau tidak dirawat.
Bagaimana cara mengatasinya? Anda tentu bisa mencoba berbagai pengobatan medis serta teknik operasi. Selain itu, Anda juga bisa memperbaiki kondisi mata dengan menggunakan bahan-bahan alami. Berikut beberapa diantaranya:
1.   Wortel
Penggunaan wortel dinyatakan bermanfaat dalam penanganan katarak. Penderita dianjurkan mengonsumsi banyak wortel mentah setiap hari. Sebagai alternatif, Anda bisa mengonsumsi 2 gelas jus wortel segar, satu gelas di pagi hari dan satu gelas lagi di malam hari.
2.   Bawang putih
Penggunaan bawang putih juga diklaim efektif. Cobalah makan 2 atau 3 siung bawang putih mentah setiap hari. Kunyahlah secara perlahan. Bawang putih membantu membersihkan kristal-kristal di lensa mata.
3.   Labu
Bunga labu bisa membantu menangani katarak. Caranya, ambillah jus atau sari dari bunga labu kemudian oleskan di permukaan kelopak mata 2 kali sehari. Cara ini dinyatakan bisa menghentikan pengaburan lensa mata.
4.   Adas manis
Adas manis juga dinyatakan membantu mengatasi katarak. Caranya, campurkan bubuk adas manis dan bubuk ketumbar (dengan takaran yang sama) dengan satu sendok teh gula merah. Campuran ini kemudian dikonsumsi dengan dosis 12 gram di pagi dan malam hari.
5.   Madu
Penggunaan madu murni merupakan salah satu cara yang dinyatakan efektif mengatasi katarak. Caranya, masukkan beberapa tetes madu ke mata. ni merupakan pengobatan tradisional Mesir yang telah terbukti efektif pada banyak pasien.
6.   Almond
Almond juga bisa membantu mengatasi katarak. Caranya, haluskan 7 biji kacang dengan setengah gram lada hitam dan masukkan ke dalam setengah cangkir air, minumlah setelah ditambah dengan satu sendok teh kembang gula. Cara ini dinyatakan membantu mengembalikan kekuatan mata.
7.   Nutrisi
Nutrisi tertentu terbukti bermanfaat dalam mengatasi katarak. Percobaan yang dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa hewan mengalami katarak jika kekurangan asam pantotenat dan asam amino, tryptophane dan vitamin B6 yang diperlukan untuk proses asimilasi tryptophane. Karena itu, pasien katarak sebaiknya mengonsumsi diet yang kaya vitamin B2 dan B6, serta kelompok B kompleks, asam pantotenat, vitamin C, D, E dan nutrisi-nutrisi lainnya

Tetapi, Obat - obat katarak berupa obat tetes mata, vitamin atau anti oksidan hanya menghambat proses bertambah matangnya katarak, tetapi tidak dapat mengurangi atau menghilangkan katarak. Opersi katarak dilakukan jika penglihatan sudah mengganggu pasien, tidak harus menunggu sampai katarak matang. Katarak tidak dapat diatasi dengan laser, akan tetapi harus dengan pembedahan untuk mengeluarkan lensa yang keruh tersebut, kemudian diganti dengan lensa tanam buatan. Operasi katarak dapat dilakukan dengan mikroskop dan mesin FAKOEMULSIFIKASI atau juga bisa dengan membeli produk kesehatan mata, yang memafaatkan getran ultra asonik untuk menghancurkan katarak. Tindakan laser dapat digunakan setelah operasi katarak, apabila kapsul lensa mengalami kekeruhan.

Pengobatan
Pembedahan merupakan cara satu-satunya untuk menyembuhkan katarak. Operasi ini cukup riskan dan tidak menjanjikan kesembuhan 100%. Semua cara pengobatan ini sangat tergantung pada kemampuan ekonomi pasien, karena operasi mata mem-butukan dana yang tidak sedikit. Biaya yang dibutuhkan untuk mengoperasi sebelah mata akibat katarak saat ini adalah sekitar 5 juta rupiah.

Pembedahan dilakukan jika penderita tidak dapat melihat dengan baik dengan bantuan kaca mata untuk melakukan kegitannya sehari-hari. Beberapa penderita mungkin merasa penglihatannya lebih baik hanya dengan mengganti kaca matanya, menggunakan kaca mata bifokus yang lebih kuat atau menggunakan lensa pembesar. Jika katarak tidak mengganggu biasanya tidak perlu dilakukan pembedahan.


E.   CARA MENCEGAH PENYAKIT KATARAK

Cara terbaik untuk mencegah katarak adalah:
1.   Dengan menjaga pola makan bergizi yang baik untuk proses metabolisme, seperti konsumsi buah dan sayuran
2.   Menjaga agar tidak terjadi trauma atau kecelakaan pada mata.
3.   Menghindari paparan sinar matahari/radiasi dengan menggunakan kacamata dengan lensa yang bisa mengurangi sinar UV/ radiasi yang masuk.
4.   Bersihkan mata dengan menggunakan obat tetes mata yang baik
5.   Pengecekan kondisi mata secara teratur kepada pihak medis;
6.   Menghindarkan asap rokok
7.   Menghindarkan polusi udara;
8.   Menghindarkan konsumsi alkohol bisa jadi pilihan yang lebih baik.      
                      Jika anda ingin mendownload artikel ini dalam bentuk doc klik disini







  • Share On Facebook
  • Digg This Post
  • Stumble This Post
  • Tweet This Post
  • Save Tis Post To Delicious
  • Float This Post
  • Share On Reddit
  • Bookmark On Technorati

YOUR ADSENSE CODE GOES HERE

1 comments:

boerhanrez on December 8, 2010 at 3:45 PM said...

gan isi doc ama fotonya donk biar ga usah nyari fhoto lagi
.
.thx buat postingannya ya gan!!!!!!!!!!!


Have any question? Feel Free To Post Below:

 

Popular Posts

© 2012 SOFTECHNOGEEK | Modifikasi dan Publikasi Kodokoala. All Rights Reserved.